November 1, 2009

Cara Men-disable DeepFreeze 6.0



Untuk menjadikan komputer kebal virus, administrator sering menginstall DeepFreeze lantaran dengan menginstall DeepFreeze sistem komputer akan kembali ke setting awal sebelum DeepFreeze diinstall, yaitu ketika komputer di-restart. Penggunaan DeepFreeze sangat mudah, tetapi harus hati-hati sebab taruhannya install ulang windows kalau sampai lupa passwordnya.

Untuk men-
disable DeepFreeze adalah dengan menekan Ctrl + Alt + Shift + F6 secara bersamaan, maka akan muncul jendela untuk memasukkan password saat kita menginstall DeepFreeze. Setelah memasukkan password dan menekan OK, maka muncul jendela Status On Next Boot, yaitu 3 pilihan untuk menentukan  status DeepFreeze setelah booting / restart. Pilihan pertama Boot Frozen, yaitu DeepFreeze dalam keadaan enable, kedua Boot Thawed On Next, yaitu DeepFreeze dalam keadaan disable untuk beberapa kali restart tergantung nilai yang dimasukkan dalam isian sebelah kanan, serta yang ketiga Boot Thawed, yaitu DeepFreeze dalam keadaan disable.

Dengan demikian sebenarnya sangat mudah dalam penggunaan
DeepFreeze, namun yang menjadi masalah adalah ketika kita lupa passwordnya. Jangan khawatir ada cara men-disable DeepFreeze dengan cara illegal, yaitu dengan cara mengeset settingan waktu dengan merubah tanggal komputer. Caranya yaitu restart komputer dan masuk ke BIOS, kemudian rubah tanggal komputer ke tanggal sebelum DeepFreeze diinstall. Selanjutnya simpan (save) settingan BIOS dan restart, maka DeepFreeze akan dalam keadaan disable. Lanjutkan dengan uninstall DeepFreeze dengan cara klik ganda file Installer DeepFreeze dan lanjutkan dengan pilihan uninstall.

October 27, 2009

Perawatan Monitor


Monitor merupakan salah satu bagian dari komputer yang cukup penting sebab monitor adalah displayer dari setiap yang kita kerjakan pada CPU. Monitor yang bagus akan sangat membantu pekerjaan kita, terutama yang berhubungan dengan desain grafis.

Sekarang ini orang sering mengeluhkan monitor yang cepat rusak karena berbagai hal, entah karena memang hardware yang jelek atau kurang adanya perawatan yang benar terhadap monitor. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa anda coba dalam merawat monitor, yaitu :

1) Hilangkan aliran listrik ke monitor setiap selesai menggunakan komputer dengan mencabut kabel power supply dari stop kontak. Hal ini dapat mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti terjadinya arus pendek (konsleting listrik).

2) Matikan monitor ketika komputer sedang idle, misalnya pada saat komputer sedang melakukan defragmentasi file-file di hardisk.

3) Ruangan ber-AC dapat mendinginkan komponen-komponen pada monitor, namun perhatikan pula apakah ada percikan air dari AC yang masuk ke monitor, terutama monitor yang posisinya tepat di bawah AC.

4) Monitor yang berada di ruangan tidak ber-AC harus kita pastikan bahwa ruangan tersebut memiliki aliran udara yang cukup atau bisa juga ditambahkan kipas kecil di atas monitor supaya komponen-komponen pada monitor tidak terlalu kepanasan.

5) Bersihkan monitor secara rutin menggunakan kain dan cairan pembersih khusus.

October 25, 2009

Sedekah ? Siapa Takut !

Orang miskin selalu kesulitan untuk mendapatkan uang, sementara itu orang kaya kadang kebingungan untuk membelanjakan uang. Bila anda merasa berada pada kondisi yang ke-2, kami dengan penuh keikhlasan hati bersedia menerima uluran bantuan anda lewat :

BANK MUAMALAT PURWOKERTO
NOMOR REKENING 923 57817 66
ATAS NAMA NANA RIANA

Bantuan anda hanya akan kami manfaatkan untuk membantu adik-adik yatim dan kakak-kakak yang putus kuliah, bukan untuk keperluan yang lain. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi 081903306330 atau melalui e-mail cryptong4nk@yahoo.com
^_*

Tips Ampuh Biar Flash Disk Awet

Beberapa tips ampuh dalam merawat flash disk agar bisa awet alias tahan lama, antara lain :

a) Jauhkan flash disk dari medan magnet kuat dan barang-barang elektronik, seperti televisi dan ponsel.

b) Jangan menyimpan flash disk di tempat yang terlalu panas, apalagi terkena sinar matahari langsung.

c) Hindarkan flash disk dari benturan keras dan tetesan air.

d) Lakukan scan virus secara berkala menggunakan anti virus yang tersedia sebab bukan tidak mungkin flash disk terkena virus pada saat pengambilan maupun pemindahan data.

e) Usahakan untuk meminimalisir proses hapus tulis dan biasakan untuk tidak mengedit data dari flash disk langsung. Usia flash disk berbeda-beda tergantung dari kualitas dan merk flash disk tersebut. Biasanya usia flash disk antara 10.000-100.000 kali proses hapus tulis.

f) Jangan terlalu sering melakukan format pada flash disk sebab dapat merusak dan mengurangi jumlah batasan hapus tulis.

g) Lakukan proses eject atau stop sebelum mencabut flash disk dari port USB sebab bila mencabutnya secara langsung dapat mempengaruhi file-file data yang tersimpan dan dapat pula merusak flash disk.

h) Tutuplah selalu flash disk setelah memakainya untuk menjauhkan debu yang menempel sebab kalau socket flash disk kotor sering mengakibatkan kegagalan proses baca tulis.